Bandarlampung (ANTARA) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengatakan akan fokus mengarahkan pembangunan di wilayahnya pada 2027 mendatang pada pengentasan kemiskinan di desa.
“Pemerintah Provinsi Lampung secara resmi memulai tahapan penyusunan dokumen perencanaan pembangunan tahunan melalui forum konsultasi publik rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Lampung Tahun 2027,” ujar Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan berdasarkan keterangannya di Bandarlampung, Kamis.
Ia mengatakan bahwa arah pembangunan Lampung tahun 2027 akan difokuskan pada sinkronisasi dengan program prioritas nasional dan pencapaian visi Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas, dan fokus kolaborasi akan ditarik hingga ke tingkat desa.
“Sinergitas pemerintah pusat dan daerah sangat penting untuk mendukung program prioritas nasional seperti program makan bergizi gratis, pembangunan tiga juta rumah, pemeriksaan kesehatan gratis, dan program-program lainnya,” ujar dia.
Terkait indikator makro ekonomi, Pemerintah Provinsi Lampung mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,28 persen dan tingkat kemiskinan Lampung menyentuh angka single digit yakni 9,66 persen, katanya menjelaskan.
“Pemerintah memberikan catatan khusus pada kantong kemiskinan yang masih terpusat di wilayah perdesaan. Sehingga arah pembangunan tahun depan akan berfokus pada menjawab tantangan tersebut. Dan terdapat enam poin utama yang menjadi perhatian dalam pembangunan tahun 2027,” katanya.
Terdapat enam poin utama untuk mendukung pengentasan kemiskinan di desa yang meliputi meningkatkan pendapatan masyarakat serta menurunkan disparitas pendapatan di Provinsi Lampung, membangun pertumbuhan ekonomi berkelanjutan yang dilakukan melalui peningkatan kualitas tata kelola dan tata niaga produksi pertanian, sehingga menambah peluang usaha dan nilai tambah petani, serta hilirisasi dilakukan mulai dari desa dengan skala kecil.














Komentar